PUNGGAWAFOOD – Pernahkah Anda mengalami hidung mengeluarkan cairan dan mata berlinang air ketika sedang menikmati hidangan pedas? Fenomena ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah tersendiri, meski tubuh dalam kondisi prima tanpa gejala flu atau reaksi alergi.

Istilah Medis dan Penyebabnya

Dunia kedokteran mengenal kondisi ini dengan sebutan rhinitis gustatory. Dr. David Culpepper, M.D., yang menjabat sebagai direktur klinis LifeMD menjelaskan, pemicu utama kondisi ini adalah capsaicin. Senyawa kimia ini banyak terkandung dalam paprika dan berbagai jenis cabai.

Mekanismenya cukup unik. Tubuh manusia menganggap capsaicin sebagai substansi asing yang perlu dikeluarkan. Respons alamiah yang terjadi adalah produksi lendir berlebih oleh selaput lendir sebagai upaya ‘mengusir’ sensasi panas yang dianggap mengganggu. Proses inilah yang membuat hidung mengeluarkan cairan.

Fenomena yang Masih Misterius

Para ahli medis masih belum sepenuhnya memahami alasan pasti tubuh bereaksi dengan cara demikian. Namun, kondisi ini dapat dipahami sebagai bentuk pilek non-alergi yang dipicu oleh stimulasi saraf akibat sensasi panas, bukan karena respons sistem imun tubuh.

Beragam jenis makanan dapat memicu reaksi serupa, di antaranya cabai dalam berbagai bentuk, aneka saus pedas, hidangan sup berbumbu pedas, bubuk cabai, masakan kari, serta bumbu dapur seperti bawang bombay dan bawang putih.

Ciri Khas yang Membedakan

Cairan hidung yang keluar akibat konsumsi makanan pedas memiliki karakteristik berbeda dengan ingus karena flu. Teksturnya lebih cair dan tidak disertai gejala lain seperti sumbatan hidung, rasa nyeri di area wajah, atau bersin berkali-kali. Ini merupakan reaksi murni dari saraf hidung terhadap rangsangan dengan melepaskan lendir.

Cara Mengatasi

Bagi yang merasa terganggu dengan kondisi ini, terdapat beberapa solusi praktis. Penggunaan semprotan hidung (nasal spray) pada kedua lubang hidung sekitar satu jam sebelum makan terbukti efektif mengurangi produksi lendir berlebih.

Alternatif lain adalah membilas rongga hidung menggunakan larutan garam untuk menghilangkan iritasi dan kelebihan lendir. Namun, bila gangguan ini benar-benar mengganggu kenyamanan, pilihan terbaik adalah mengurangi atau menghindari konsumsi makanan pedas.


RADIO SUARA BERSATU FM