PUNGGAWAFOOD, Sambal cabai hijau selalu punya tempat istimewa di hati pencinta kuliner Nusantara. Aromanya yang khas, rasanya yang gurih medok, serta sensasi pedas yang lebih ramah dibanding sambal merah, membuat sambal ini cocok dinikmati siapa saja. Tak heran jika sambal cabai hijau menjadi pelengkap favorit berbagai hidangan, mulai dari masakan Padang hingga lauk sederhana rumahan.

Dalam resep ini, sambal cabai hijau diolah dengan teknik khusus agar warnanya tetap hijau segar, tidak menghitam, dan rasanya tetap wangi tanpa pahit, bahkan jika disimpan cukup lama. Cocok bukan hanya untuk konsumsi rumah tangga, tapi juga aman untuk ide jualan atau sajian saat kumpul keluarga.

Kunci Aroma dan Warna Sambal Cabai Hijau

Ciri utama sambal cabai hijau yang lezat terletak pada aroma cabainya yang masih segar. Untuk itu, pemilihan cabai menjadi tahap penting. Kombinasi cabai hijau besar, cabai hijau keriting, dan cabai rawit hijau bisa digunakan sesuai selera tingkat kepedasan. Jika ingin rasa yang lebih mild, cabai rawit hijau bisa dikurangi atau bahkan dihilangkan.

Rahasia warna hijau yang tetap cantik terletak pada proses perebusan. Cabai direbus dalam air mendidih selama sekitar lima menit—tidak terlalu lama agar aroma alaminya tidak hilang. Penambahan sedikit baking soda bersifat opsional, namun efektif membantu mempertahankan warna hijau cabai karena sifatnya yang alkali. Selain cabai, bawang merah dan bawang putih baru dimasukkan di menit-menit akhir perebusan agar aromanya tetap tajam dan tidak overcooked.


RADIO SUARA BERSATU FM