Pengalaman Mengubah Kebiasaan Kelompok
Dr. Zay berbagi pengalamannya saat berbuka bersama teman-teman yang ia sebut dengan humor sebagai “Kelompok Pecinta Gorengan”. Ia sengaja menyiapkan buah-buahan, kelapa dengan agar-agar dalam batoknya, dan berbagai buah segar lainnya.
“Mereka makan semua yang saya sediakan dan merasa kenyang. Mereka baru sadar ternyata makan sehat tanpa tepung dan minyak goreng juga bisa enak dan mengenyangkan,” ceritanya dengan bangga.
Kembali ke Sunnah Rasulullah
Dr. Zaidul menutup penjelasannya dengan mengajak umat Muslim mengikuti cara Rasulullah SAW dalam bersahur dan berbuka. “Rasulullah berbuka dengan ruthob (kurma basah) atau kurma kering, dan bersahur meskipun hanya dengan air putih atau kurma kering,” ujarnya.
Menurutnya, dengan mengikuti sunnah ini, umat Islam tidak hanya akan merasakan berkah puasa secara spiritual, tetapi juga mendapatkan kesehatan optimal yang Allah berikan melalui ibadah puasa.
“Mari kita perbanyak makanan dan minuman tinggi antioksidan selama sahur dan berbuka. Dampaknya akan luar biasa untuk kesehatan kita,” pungkas dr. Zaidul Akbar.
Ramadan menjadi momentum sempurna untuk menerapkan pola makan sehat yang dicontohkan Rasulullah, sekaligus menjaga kesehatan tubuh selama berpuasa.


Tinggalkan Balasan