Pembekuan Justru Menghambat Kerusakan Gizi
Secara ilmiah, proses pembekuan bekerja dengan cara memperlambat kerusakan. Vitamin dan zat gizi dapat berkurang akibat paparan waktu, panas, cahaya, dan oksidasi. Freezer justru mengerem proses degradasi tersebut.
Badan Pengawas Pangan Amerika Serikat (USDA FSIS) menyatakan bahwa pembekuan tidak merusak nutrisi, dan perubahan nilai gizi pada daging serta unggas selama penyimpanan beku tergolong kecil. Senada dengan itu, Food and Drug Administration (FDA) juga menegaskan bahwa pembekuan tidak mengurangi kandungan nutrisi, termasuk perubahan pada protein yang disebut sangat minimal.
Sayur Segar Belum Tentu Lebih Unggul
Banyak yang membayangkan “sayur segar” berarti baru dipetik dari kebun. Kenyataannya, sayur yang dijual di pasar atau supermarket telah melewati perjalanan panjang: dipanen, ditampung, diangkut, dipajang, dibeli, lalu menunggu lagi di lemari rumah. Selama rentang waktu itu, sebagian vitamin, terutama vitamin C dan beberapa jenis vitamin B yang sensitif, perlahan mengalami penurunan.
Sebaliknya, sayur beku dalam industri umumnya dipanen pada kondisi kematangan optimal, lalu langsung diproses dan dibekukan dalam waktu singkat. Proses ini justru mengunci kandungan gizi lebih cepat sebelum degradasi sempat berjalan jauh.

Tinggalkan Balasan