Cairan merah yang keluar saat daging dicairkan pun bukan bukti bahwa gizinya lenyap. Itu sebagian besar terdiri dari air dan pigmen, bukan protein atau nutrisi penting.

Penyimpanan Buruk yang Jadi Masalah

Meski pembekuan terbukti aman secara gizi, ada batasan yang tetap perlu dipahami. Kualitas nutrisi dapat turun jika penyimpanan berlangsung terlalu lama, suhu freezer tidak stabil, atau kemasan bocor dan tidak kedap udara. Siklus beku-cair yang berulang juga dapat menurunkan kualitas gizi dan cita rasa makanan secara signifikan.

Adapun freezer burn, yakni bercak kering kecokelatan yang sering membuat orang khawatir, lebih merupakan masalah mutu daripada keamanan. FDA menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak membuat makanan menjadi berbahaya untuk dikonsumsi, dan penyebabnya umumnya adalah kemasan yang tidak kedap udara.

Cara Memasak Lebih Menentukan

Di luar perdebatan segar versus beku, para ahli mengingatkan bahwa cara memasak justru memiliki peran yang sama, bahkan lebih besar, dalam menentukan kandungan gizi akhir yang masuk ke tubuh. Sayur beku yang ditumis singkat, dikukus, atau dipanaskan dengan microwave cenderung lebih terjaga nutrisinya dibanding sayur apa pun yang direbus terlalu lama lalu airnya dibuang.


RADIO SUARA BERSATU FM