PUNGGAWAFOOD, Siapa yang tidak mengenal pempek? Makanan berbahan dasar ikan dan tepung sagu ini telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Palembang, Sumatera Selatan. Namun di balik kelezatannya yang khas, tersimpan kisah panjang yang mengakar jauh ke dalam lembaran sejarah perdagangan maritim Nusantara.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 mencatat pempek sebagai salah satu kuliner khas Palembang yang paling digemari, bukan saja oleh masyarakat Indonesia, melainkan juga mulai merambah lidah para penikmat kuliner di mancanegara.
Jejak pempek tidak bisa dilepaskan dari kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang pernah menguasai jalur perdagangan maritim Asia Tenggara. Berdasarkan catatan dalam Journal of Southeast Asian Food History, sejak abad ke-7, Palembang telah berkembang menjadi pusat niaga yang ramai.
Berbagai komoditas seperti rempah-rempah, beras, hingga beragam jenis ikan — baik dari laut maupun sungai — menjadi tulang punggung aktivitas dagang di kawasan itu. Ikan, secara khusus, menjelma sebagai bahan pangan utama yang akrab dalam keseharian masyarakat di tepian Sungai Musi.
Dari sinilah asal-usul pempek bermula. Para perantau Tionghoa Peranakan yang menetap di Palembang dikenal sebagai pelopor yang memperkenalkan olahan ikan berbahan tepung ini. Mereka memadukan tradisi kuliner leluhur dengan kekayaan bahan lokal, dan lahirlah pempek — sajian praktis yang menjadi bekal andalan para pedagang yang mengarungi sungai dengan kapal-kapal niaga mereka.

Tinggalkan Balasan