Tekstur Kasar yang Menggoda Selera
Setelah direbus, cabai ditumbuk kasar. Tekstur inilah yang menjadi ciri khas sambal cabai hijau. Tidak perlu terlalu halus—justru sambal akan lebih nikmat saat potongan cabainya masih terasa. Proses ini bisa dilakukan dengan ulekan manual maupun chopper, asalkan tidak berlebihan.
Untuk menambah kesegaran rasa, tomat hijau diiris dan digunakan sebagai sumber asam alami. Jika tomat hijau tidak tersedia, perasan jeruk nipis atau jeruk limau bisa menjadi alternatif di tahap akhir.
Ditumis Singkat, Rasa Maksimal
Panaskan minyak secukupnya—jumlahnya bisa disesuaikan dengan selera. Tumis daun jeruk bersama irisan tomat hijau hingga harum, lalu masukkan cabai yang sudah ditumbuk. Bumbui dengan garam, penyedap atau kaldu jamur, serta sedikit gula jika ingin sentuhan manis yang seimbang. Proses memasaknya singkat saja, karena semua bahan pada dasarnya sudah matang.
Hasil akhirnya adalah sambal cabai hijau dengan aroma wangi yang masih kuat, rasa gurih yang “medok”, dan pedas yang lembut namun tetap nendang.

Tinggalkan Balasan