Tips Praktis untuk Sahur dan Berbuka
Untuk waktu sahur, dr. Zaidul menyarankan porsi lebih sedikit dengan menu serupa. “Sahur cukup makan secukupnya karena aktivitas fisik setelahnya tidak sebanyak setelah berbuka,” jelasnya.
Ia juga merekomendasikan minuman sederhana: air hangat dengan madu dan garam himalaya untuk membantu hidrasi dan menyeimbangkan elektrolit tubuh.
Bagi yang mengalami masalah pencernaan, dr. Zaidul menyarankan untuk menghindari tepung-tepungan, makanan olahan dengan bahan tambahan sintetis, serta makanan yang terkontaminasi hormon atau logam berat.
“Jangan lupa tambahkan juga kesehatan spiritual dengan zikir dan membaca Al-Quran. Di Barat mereka sebut meditasi, tapi dalam Islam kita punya zikir yang jauh lebih baik,” pungkasnya.
Prinsip “Eat Right, Not Less”
Menutup sesi, dr. Zaidul mengutip prinsip kesehatan: “You don’t have to eat less, you just have to eat right” (Anda tidak perlu makan lebih sedikit, tapi makan dengan benar).


Tinggalkan Balasan