PUNGGAWAFOOD – Hidangan ketupat menjadi salah satu elemen yang tak terpisahkan dari tradisi perayaan Idul Fitri di Indonesia. Namun, tidak sedikit keluarga yang mengalami kekecewaan ketika mendapati makanan khas ini cepat mengalami kerusakan dan mengeluarkan lendir. Untuk menghindari pemborosan, diperlukan pemahaman mendalam terkait metode penyimpanan yang efektif.

Kondisi ketupat yang telah berbau tidak sedap dan bertekstur licin tentunya sangat mengganggu kenikmatan santap bersama keluarga saat hari raya. Menurut para ahli kuliner, penerapan strategi penyimpanan yang benar sejak awal menjadi faktor penentu dalam mempertahankan kesegaran, cita rasa, serta wangi khas hidangan tradisional ini.

Panduan Praktis Mencegah Ketupat Cepat Rusak

Para ibu rumah tangga dapat menerapkan sejumlah langkah berikut untuk memastikan ketupat tetap berkualitas selama perayaan Lebaran:

Memilih Varietas Beras Berkualitas

Tahapan awal yang krusial dimulai dari seleksi bahan mentah yang akan digunakan. Berdasarkan penjelasan Prof. Sugiyono, pakar pangan dari Institut Pertanian Bogor, karakteristik beras memainkan peran vital dalam menentukan hasil akhir ketupat. Varietas beras dengan kadar amilosa tinggi atau yang dikenal dengan istilah beras pera menghasilkan tekstur yang lebih solid dan kompak.

Kepadatan struktur ketupat ternyata berkontribusi positif terhadap daya simpannya. Produk dengan konsistensi padat cenderung memiliki ketahanan lebih baik ketimbang yang bertekstur lembut. Para ahli merekomendasikan agar beras dicuci dengan teliti guna menghilangkan seluruh sisa kulit ari yang masih menempel.


RADIO SUARA BERSATU FM