PUNGGAWAFOOD – Bau prengus yang kerap menjadi momok dalam masakan kambing ternyata bisa diatasi dengan teknik sederhana yang sering diabaikan. Kuncinya ada pada proses perebusan pertama—sebuah langkah yang menentukan apakah gulai kambing di piring Anda akan wangi menggugah selera atau justru membuat tamu enggan mendekat.

Gulai kambing yang ideal bukan sekadar soal bumbu. Ia adalah hasil dari pemilihan bahan, urutan memasak, dan kesabaran yang tepat—kombinasi yang menghasilkan kuah kental berempah, daging lembut meresap, dan aroma yang mengundang selera sejak jauh.

Untuk daging, iga kambing muda menjadi pilihan terbaik. Bagian ini memiliki tekstur yang lebih lunak dan aroma yang tidak terlalu tajam dibanding potongan kambing dewasa. Potongan paha atau bagian lain tanpa tulang pun bisa digunakan sesuai selera.

Sebelum masuk ke bumbu utama, iga kambing direbus terlebih dahulu bersama air, jahe geprek, daun salam, dan sedikit garam. Air rebusan pertama ini kemudian dibuang sepenuhnya. Berbeda dengan kaldu sapi yang cukup dibuang busanya setelah lima menit, kambing membutuhkan waktu lebih lama—sekitar 30 hingga 45 menit, atau 15 menit dengan panci presto—hingga daging benar-benar matang dan kaldu keluar maksimal. Langkah inilah yang secara efektif meredam aroma prengus dari akarnya.



Follow Widget