PUNGGAWAFOOD, Roti canai, kuliner sederhana khas Asia Tenggara, kian menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu makanan jalanan paling digemari. Hidangan ini mudah ditemukan di berbagai sudut kota di Malaysia, Singapura, hingga Indonesia, dengan ciri khas tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
Popularitas roti canai juga mendapat pengakuan internasional. Media global CNN Travel menyebut roti canai sebagai salah satu street food terbaik yang wajib dicicipi saat berkunjung ke kawasan Asia Tenggara.
Secara historis, roti canai memiliki akar dari kuliner India Selatan, yakni paratha. Makanan ini mulai berkembang di Asia Tenggara pada abad ke-19, seiring masuknya komunitas India Muslim ke wilayah tersebut. Dari sinilah istilah “canai” mulai dikenal luas dan beradaptasi dengan cita rasa lokal.
Di berbagai negara, roti canai disajikan dengan beragam pelengkap, seperti kari daging, ayam, hingga kuah kacang dhal. Variasi ini membuat roti canai semakin fleksibel mengikuti selera masyarakat setempat.
Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa permintaan terhadap roti canai terus mengalami peningkatan, baik di pasar domestik maupun internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, hidangan ini bahkan mulai merambah restoran di luar Asia Tenggara, termasuk di kawasan Australia, Timur Tengah, dan Eropa.
Keberhasilan roti canai menembus pasar global tidak terlepas dari keunggulannya sebagai makanan yang praktis, terjangkau, dan kaya rasa. Dalam konteks pariwisata, World Tourism Organization menilai kuliner sebagai salah satu faktor penting dalam menarik wisatawan. Roti canai pun menjadi bagian dari identitas kuliner Asia Tenggara yang potensial untuk dipromosikan secara luas.
Di sisi lain, peluang ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar internasional. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga konsistensi rasa, kualitas bahan baku, serta standar penyajian di berbagai negara.
Perkembangan teknologi digital turut mendorong ekspansi roti canai ke pasar global. Kini, semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan platform e-commerce untuk memperkenalkan produk mereka ke konsumen mancanegara. Meski demikian, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan bahan baku dinilai penting guna menjaga keaslian cita rasa.
Dengan potensi ekspor yang masih terbuka lebar, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam memperkuat posisi roti canai sebagai salah satu ikon kuliner Asia Tenggara di panggung dunia.

Tinggalkan Balasan