BLORA, PUNGGAWAFOOD – Sebuah warung makan di Desa Tempuran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendadak viral setelah video kunjungan seorang kreator konten memperlihatkan skala operasionalnya yang nyaris tak masuk akal: pada hari Minggu, warung ini bisa menghabiskan hampir dua ton ikan segar hanya dalam satu hari buka.
Warung Iwak Kali, begitu tempat ini dikenal, bukan sekadar warung makan biasa. Dengan lebih dari 100 karyawan yang bertugas di akhir pekan, 16 kompor yang menyala bersamaan, dan antrean pembeli yang tak pernah benar-benar habis sejak pagi hingga pukul 21.00 malam, tempat ini telah menjelma menjadi fenomena kuliner yang sulit disamakan dengan warung mana pun di Indonesia.
Di balik kesuksesan itu ada sosok Bu Lastri, perempuan asli Desa Tempuran yang tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah sedrastis ini. Sebelum membuka warung, ia dan keluarganya hanya memiliki kolam ikan di lahan rumah. Tidak ada rencana besar, tidak ada visi bisnis. Hanya kolam ikan dan kebiasaan sehari-hari.
Titik balik datang dari seorang tamu tak terduga. Pada momen pergantian tahun baru, seorang pengunjung dari Jatirogo gagal mendapatkan meja di warung langganannya karena penuh. Ia pun mampir ke rumah Bu Lastri untuk membeli ikan mentah. Di situlah ia berkata, “Mbak, lahannya ada, ikannya ada, kenapa tidak buka warung sendiri saja?”
Kalimat sederhana itu mengubah segalanya.

Tinggalkan Balasan