Tak kalah menggoda adalah menu rawon yang disajikan dengan kuah hitam pekat kaya rempah dan potongan daging sapi yang telah empuk sempurna. Aroma daun jeruk dan serai yang berpadu dalam kaldu kluwek menciptakan keharuman khas yang sulit dilupakan. Menariknya, banyak pelanggan setia warung ini memilih perpaduan tak lazim namun rupanya sangat digemari: nasi pecel yang disiram kuah rawon, menciptakan harmoni rasa yang berlapis dan semakin kaya di mulut.

Selain dua menu unggulan tersebut, Warung Sinten Remen juga menyediakan beragam pilihan lain yang tak kalah menggugah selera. Ada nasi krengsengan, nasi kare ayam dengan bumbu rahasia khas warung ini, nasi osik dengan paduan tahu dan daging berkuah santan kental, serta nasi campur dengan beragam lauk pelengkap. Tersedia pula sayur sop berisi wortel, sawi putih, dan sawi hijau tanpa kubis, serta berbagai lauk seperti bali tongkol, bali telur, dan ikan bandeng tanpa duri goreng.

Warung ini beroperasi dari Senin hingga Jumat mulai pukul 16.00 sore dan tutup ketika makanan sudah habis terjual — yang pada bulan Ramadan kerap terjadi bahkan sebelum pukul 19.00. Sabtu dan Minggu warung ini tutup. Lokasi yang berdekatan dengan kawasan kampus Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga membuat warung ini juga menjadi langganan tetap para mahasiswa yang mencari santapan lezat dengan harga yang sangat terjangkau.

Warung Sinten Remen adalah bukti nyata bahwa ketulusan dalam memasak dan konsistensi dalam menjaga mutu adalah modal terkuat untuk bertahan — melampaui tren, melampaui zaman, dan terus mengisi perut serta hati siapa saja yang mampir ke Jalan Pacar Keling, Surabaya.

► WARUNG SINTEN REMEN
Jl. Pacar Keling No.17, Surabaya
Google Maps “Pecel & Rawon Sinten Remen

► BUKA SENIN-JUMAT
Pukul 16.00-21.00
SABTU MINGGU LIBUR



Follow Widget