Bagi pecinta daging, Konro menjadi pilihan utama. Olahan iga sapi berukuran besar ini hadir dalam dua varian, yakni sop konro berkuah hitam pekat dari kluwek, serta konro bakar yang dipanggang dengan baluran saus kacang. Dagingnya yang empuk menjadi daya tarik utama hidangan ini.
Sementara itu, penggemar mi dapat mencicipi Mie Titi, sajian hasil adaptasi kuliner Tionghoa yang telah bertransformasi menjadi ikon lokal. Mi yang digoreng kering disajikan dengan siraman kuah kental berisi ayam, udang, dan sayuran, menghadirkan perpaduan tekstur renyah dan lembut dalam satu hidangan.
Kuliner unik lainnya adalah Kapurung yang berbahan dasar sagu. Disajikan dalam bentuk bulatan kecil, kapurung dipadukan dengan kuah ikan atau ayam yang segar serta aneka sayuran. Rasanya yang asam, pedas, dan gurih menjadikannya pilihan tepat untuk menyeimbangkan konsumsi makanan berat.
Untuk camilan, Jalangkote menjadi favorit masyarakat. Sekilas mirip pastel, namun memiliki kulit lebih tipis dan renyah. Isian sayurannya dipadukan dengan saus cuka pedas-manis yang menjadi ciri khasnya.

Tinggalkan Balasan