Riset terbaru dari European Heart Journal yang dipublikasikan pada 2025 memberikan petunjuk menarik. Studi observasional itu menemukan bahwa kebiasaan minum kopi di pagi hari berkaitan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang lebih rendah dibandingkan kebiasaan minum kopi sepanjang hari. Meski demikian, penelitian ini bersifat observasional dan belum bisa membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung.

Temuan itu sejalan dengan saran Rony soal pembatasan waktu minum kopi. Pagi hari, saat tubuh baru memulai aktivitas, tampaknya menjadi momen paling tepat untuk menikmati kafein.

Bagi mereka yang kerap merasakan nyeri lambung atau mual saat minum kopi dengan perut kosong, solusinya cukup mudah: minum kopi setelah sarapan. Lambung yang sudah terisi makanan akan jauh lebih toleran terhadap asam yang terkandung dalam kopi.

Sementara itu, bagi individu yang sensitif terhadap kafein, konsumsi setelah makan siang pun tetap perlu dikontrol. Jangan biarkan segelas kopi siang hari mencuri waktu tidur malam Anda.

Ada tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Jika kopi secara konsisten memicu nyeri dada, jantung berdebar berkepanjangan, sesak napas, pusing, atau gangguan tidur berat, sudah waktunya berkonsultasi dengan dokter. Jangan tunggu gejala memburuk baru bertindak.



Follow Widget