PUNGGAWAFOOD – Siapa bilang makan bergizi harus mahal dan ribet? Tongseng telur dadar membuktikan sebaliknya — dengan bahan sederhana dan waktu memasak kurang dari 15 menit, hidangan lezat khas Indonesia ini bisa tersaji di meja makan atau masuk ke dalam kotak bekal dengan sempurna.

Tren memasak hemat namun tetap bergizi semakin diminati, terutama di tengah tekanan ekonomi yang mendorong banyak keluarga mencari alternatif lauk pauk yang terjangkau. Tongseng, yang selama ini identik dengan daging kambing atau sapi, ternyata bisa diolah dengan bahan yang jauh lebih ekonomis: telur dadar.

Kreator konten kuliner Devina Hermawan memperkenalkan variasi tongseng telur dadar dalam seri Menu Bergizi Devina di kanal YouTube-nya. Filosofinya sederhana namun mengena: “murah tapi tidak murahan.” Resep ini dirancang agar siapa pun bisa memasaknya dengan cepat tanpa mengorbankan cita rasa dan nilai gizi.

Kunci kelezatan hidangan ini terletak pada teknik membuat telur dadar yang tidak biasa. Alih-alih langsung memecahkan telur ke wajan, Devina menambahkan air dan tepung maizena ke dalam kocokan telur sebelum didadar. Campuran ini menciptakan tekstur telur yang lebih lembut dan berpori, sehingga kuah tongseng yang kaya rempah dapat meresap ke dalam setiap gigitan.

Untuk enam butir telur, campuran air dan tepung maizena diaduk rata bersama garam dan kaldu bubuk sebelum dimasak. Telur dadar besar yang dihasilkan kemudian dipotong-potong sesuai selera, siap menyerap kuah tongseng yang gurih.



Follow Widget