Gula singkong cair ini dibuat dari tapioka, yaitu pati yang berasal dari singkong. Secara sederhana, pati tersebut diproses agar berubah menjadi gula cair. Dalam penjelasan Pemkab Banjarnegara, pengolahannya melalui tahapan pemecahan pati sehingga menghasilkan pemanis cair dengan kandungan fruktosa. Fruktosa inilah yang membuat tingkat kemanisannya lebih tinggi. Produk ini diklaim punya rasa manis hingga dua kali lipat dibanding gula biasa, tetapi tetap tidak banyak mengubah rasa asli makanan atau minuman yang dicampur.
Bagi pelaku usaha kuliner, hal seperti ini cukup penting. Dalam pembuatan sirup, kue, minuman, yoghurt, atau makanan olahan lain, pemanis bukan hanya soal rasa manis. Pemanis juga harus mudah dicampur, stabil, dan tidak merusak rasa utama produk. Kalau pemanisnya terlalu dominan, makanan bisa kehilangan karakter. Niatnya bikin minuman rasa buah, tapi yang terasa malah gula semua. Ini sering terjadi, dan biasanya tetap dijual dengan percaya diri. Namanya juga usaha, kadang rasa asli minggir dulu yang penting manisnya berisik.
Namun, klaim soal lebih sehat tetap perlu dibaca dengan hati-hati. Gula singkong cair memang disebut punya kalori lebih rendah dalam takaran tertentu dan tingkat kemanisan lebih tinggi sehingga penggunaannya bisa lebih hemat. Tetapi tetap saja, ini adalah pemanis. Artinya, bukan berarti bisa dikonsumsi seenaknya. Kementerian Kesehatan RI menganjurkan batas konsumsi gula sekitar 50 gram atau setara 4 sendok makan per hari. Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, masalah jantung, dan gangguan kesehatan lain.
Jadi, narasi yang paling aman bukanlah menganggap gula singkong cair sebagai pemanis ajaib yang membuat semua makanan manis mendadak bebas rasa bersalah. Itu terlalu berlebihan. Lebih tepat kalau produk ini disebut sebagai alternatif pemanis dari bahan lokal yang punya keunggulan pada rasa manis yang kuat, bahan baku singkong, dan peluang penggunaan yang lebih hemat. Tetap menarik, tetap punya nilai bisnis, tapi tidak perlu dibungkus dengan klaim yang terlalu manis sampai bikin curiga.

Tinggalkan Balasan