Langkah ini penting: bawang yang terlalu lama di atas api langsung cenderung gosong di bagian luar sementara bagian dalam belum matang sempurna. Dengan teknik angkat-aduk ini, bawang goreng yang dihasilkan akan berwarna merata, gurih, dan tidak pahit.

Minyak bekas menggoreng bawang merah ini jangan dibuang. Justru di sinilah letak keistimewaan resep ini—minyak tersebut sudah kaya aroma bawang dan menjadi medium penggorengan terbaik untuk ayam. Masukkan ayam yang sudah dimarinasi ke dalam minyak bawang yang masih panas, goreng dengan api sedang hingga matang dan berwarna kecokelatan.

Hindari memasukkan terlalu banyak ayam sekaligus. Menggoreng dalam jumlah berlebihan akan menurunkan suhu minyak secara drastis, membuat ayam menyerap lebih banyak minyak dan tekstur akhirnya kurang renyah. Goreng secukupnya, angkat setelah benar-benar garing, lalu tiriskan.

Langkah terakhir adalah penggabungan semua elemen. Masukkan bawang goreng ke dalam ayam yang sudah ditiriskan, tambahkan irisan cabai rawit merah jika suka pedas, lalu bumbui dengan kaldu jamur atau garam dan sedikit gula. Aduk rata hingga semua bagian ayam terbalut sempurna bersama bawang goreng.

Hasilnya adalah potongan ayam yang wangi bawang di setiap sisinya—bukan hanya di permukaan. Karena tidak menggunakan bawang putih utuh (hanya bawang putih bubuk dalam marinasi), aroma bawang merah justru semakin dominan dan tidak tertutup aroma bawang putih yang biasanya lebih menyengat.



Follow Widget