Hari ini, Mie Kocok masih mudah ditemukan di Bandung dalam berbagai bentuk: dari warung lawas yang telah beroperasi puluhan tahun hingga gerai modern yang menyesuaikan diri dengan selera zaman. Cara berdagang boleh berubah, variasi topping boleh bertambah, tapi identitas dasarnya tak bergeser — mie, tauge, kuah kaldu sapi, dan kikil dalam satu mangkuk.
Kisah Mie Kocok mengajarkan satu hal yang berlaku luas: tidak semua warisan besar lahir dari satu tangan. Kadang, yang membuat sesuatu bertahan justru adalah banyak tangan yang menjaganya, dari generasi ke generasi, dari satu sudut kota ke sudut kota lainnya.
Halaman

Tinggalkan Balasan